Kamis, 03 Februari 2011

LUMBUNG PADI


Bili' Padi
Pulau Aro adalah penghasil padi yang sangat potensial karena sebagian besar masyarakatnya bermata pencaharian sebagai petani. Padi sebagai bahan pangan pokok masyarakat desa Pulau Aro, menjadikan ini sebagai tanaman utama di lahan pertanian mereka. Tetapi kenyataan sebagai petani banyak masyarakatnya yang membeli beras karena kekurangan stok beras. Keadaan ini terjadi sejak tinggalnya tradisi lumbung padi yang membuat masyarakat diguncang masalah ketergantungan dengan pasar. Dalam bahasa masyarakat desa Pulau Aro lumbung padi lebih dikenal dengan nama Bili’ / Ladung.
Pada masa lampau bili’ (lumbung padi) di desa Pulau Aro digunakan untuk menyimpan hasil panen padi sawah ataupun padi ladang. Petani tidak menjual secara keseluruhan hasil panen padinya kepada pembeli atau tengkulak. Cara ini merupakan sistem pertahanan pangan lingkungan masyarakat desa Pulau Aro. Jika keberadaan bili’ mampu digalakkan lagi, maka paling tidak masyarakat mampu mengatasi ancaman gagal panen akibat bencana alam, seperti serangan hama, banjir dan juga bisa mengamankan harga beras dari kejatuhan saat kelebihan produksi.
Bili' Masyarakat Plaho

4 komentar: