Kamis, 03 Februari 2011

IRIGASI DESA PULAU ARO


Sawah Tadah Hujan Plaho
Luasnya sawah tadah hujan di Desa Pulau Aro merupakan penghasilan padi yang sangat potensial jika dikelola dengan baik. Sawah ini berada diseberang sungai tabir desa Pulau Aro yang berjarak ± 50 meter dari desa. Sawah Batang Pinang, sawah Sungai Sod dan sawah Bekal Dalam merupakan sebagian sawah yang ada di desa Pulau Aro.
Dengan terkendala genangan air yang tidak stabil, membuat sawah-sawah di desa Pulau Aro belum memperoleh hasil padi yang optimal. Padi memerlukan penggenangan air pada periode tertentu dalam pertumbuhannya. Oleh sebab itu sawah tadah hujan sangat baik jika dijadikan sawah irigasi. Sawah irigasi merupakan upaya untuk mengairi lahan pertanian agar lebih stabil. Untuk itu pembangunan irigasi sangat perlu demi peningkatan produksi padi.
Permasalahan ini nampakanya ditanggapi baik oleh Pemerintah Kabupaten Merangin, pada masa bupati Nalim untuk membangun irigasi di desa Pulau Aro. Sejak tahun 2009 sampai sekarang pembangunan irigasi ini masih berlanjut. Irigasi yang dibangun ini menyerap air dari sungai Sod dan sungai Anak Seling. Irigasi ini juga dikenal dengan Irigasi Seling Ulu.
Untuk kesejahteraan masyarakat merangin pada umumnya dan mayarakat desa Pulau Aro  pada khusunnya, agar pembangunan irigasi ini cepat selesai. Dari irigasi ini diharapkan kedepan produksi padi di desa Pulau Aro bisa lebih meningkat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar